Hidupku adalah arum manis Lapangan Puputan Badung pada hari Sabtu,
manis, berenergi tinggi, membosankan pada suapan ketiga.
Hidupku adalah langit sore Bajra Sandhi Renon,
tenang, jingga, diselingi warna keringat jogging seminggu sekali.
Hidupku adalah buliran pasir Pantai Kuta,
kasar, keras, menyakitkan, setengahnya palsu.
Kau tak pergi kemanapun di akhir minggu,
kau bahkan tak kenal perbedaan siang dan sore,
dan Kuta, kau hanya tertarik pada dada setengah telanjang berbikini.
Bagaimana mungkin kau bisa mengerti bagaimana hidupku?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Cari Blog Ini
Pengikut
Entri Populer
Mengenai Saya
- anya-(aydwprdnya)
- Saya, seperti kebanyakan orang lainnya, makhluk Tuhan yang percaya bahwa pikiran kita terefleksikan lewat bahasa. Saya juga percaya, bahasa dan kebahasaan adalah kata ganti untuk susunan huruf yang berusaha saya rangkai di sini. Kini, di sela aktivitas saya sebagai mahasiswa, saya ingin menghadirkan abstraksi dari impuls liar dalam otak saya. Hanya ingin membuktikan bahwa saya ada, menunjukkan bahwa saya masih berpikir. Karena saya ingin menjadi berarti.
Total Tayangan Halaman
Blog Archive
Labels
- Poetry (7)
- Short story (2)
0 komentar:
Posting Komentar